Pasuruan | tribunus-antara.com, Masa aksi saat tiba di pendopo kabupaten Pasuruan Jalan Alun-alun timur No 7 kota Pasuruan, Dalam orasinya Rosul Fahrur Rozi ( Ketua PMII Pasuruan ) menyuarakan aksi penolakan terhadap radikalisme yang berkedok agama di kabupaten Pasuruan. Bahwa Pergerakan mahasiswa islam indonesia Pasuruan meminta ketegasan Bupati dalam menyikapi radikalisme.Pergerakan mahasiswa islam indonesia Pasuruan menolak ormas intoleran. Aksi PMII di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan Pukul 12.30 Wib Menyampaikan dan menanyakan apakah salah satu anggota dewan yang berangkat ke luar negeri sudah ijin Mendagri?.
Masa lalu melakukan pemeriksaan ke ruangan anggota dewan dikarenakan anggota dewan tidak ada di tempat didampingi Susanto (kepala bagian umum DPRD kabupaten Pasuruan ) Rahmat (Camat Bangil) Masa ditemui oleh Agung (ke
pala Humas DPRD kabupaten Pasuruan ).
Agung, Humas DPRD mengatakan dirinya menawarkan peserta aksi untuk Audensi dengan anggota dewan pada momen yang dianggap tepat. Pihknya berjanji akan mendalami tentang ijin atau tidak ke Mendagri, anggota dewan atas nama ustad Muhammad Nadir Umar pada saat bepergian ke luar negeri tersebut. (t)
